Senin, 30 Januari 2012

Plis Pak Mij

Hiks hiks hiks hiks hiks hiks...


Today i am very sad....i don't know why i am sad...
aku fikir semua karena hati...
Hari ini sungguh saat2 semua klimaks...
Kamu.
Kamu lagi kamu lagi.
Sudah ku bilang pergi!!!!!!!!!!!!!!!
Eh balik lagi...
Aku pernah menekankan pada anda silakan pergi dari hidup saya.
Tapi apa yang terjadi?
Dia kembali...
dengan wajah tak bersalah dia jalan menuju saya...
Seakan akan hati ini dipermainkan..sungguh SAKIIIIIT...
Sudah ku bilang, jangan menghubungiku tanpa maksud yang jelas...aku geram sekali, seakan aku ingin memakannya...




Kamu,






Ya ALLOH tolong aku, tolong hatiku...
Aku galau ya Alloh, aku gelisah, aku resah, aku tak lagi tenang....



Astaghfirullohal'adzim..

Sudah cukup sampai disini....saya lelah....saya capek dengan permainan ini, saya ingin hidup tanpa harapan itu lagi, sudah lelah,,teramat lemah....
Jangan pernah mengusik saya lagi....tanpa maksud anda yang jelas, sudah jangan menghubungiku lagi,pliiiiiiiiiiiiiiiissssssss...
Saya mengaku kalah, saya gak bisa menahan semuanya. Justru kalau diteruskan maka akan menyusahkan anda...Saya bukan tipe wanita yang suka digantung, saya butuh kejelasan.....Saya jujur, saya selalu merasa tidak suka jika anda berhubungan dengan akhwat lain..MAHO kan? Gila kan? Stres kan?
Apa lagi coba kalau tidak malah menyusahkan anda. Saya tau itu tak tepat. Siapa saya siapa anda.
YA alloh, aku sedih dengan kondisi psikisku sekarang....Aku ingin sendiri....

1 hal yang musti antum tau, di lubuk hati ana yang terdalam, aku ada di dekat antum karena Alloh. Setiap ada pertemuan, pasti ada perpisahan....

Kamis, 26 Januari 2012

Alhamdulillah yah

Sesuatuuuuuu banget,,,


ciye ileeeee tau ga sih, kemarin nih kan aku lagi asik tuh nulis, tiba-tiba badanku ini sakitnya minta ampun...sekujur tubuh serasa di tusuk-tusuk jarum....ya Alloh sakit banget...

Tapi setelah itu aku langsung berinisiatif untuk tidur, merebahkan tubuh lah 2 jam, biar pulih, eh ternyata yang terjadi bukannya pulih tapi malah tambah parah... biasanya tuh ya, aku kalau skait, tiduran sebentar terus sembuh, eh gak taunya kemarin tuh tambah parah...

Lagi-lagi yang aku lakukan pertama adalah serching di google masalah penyakit...udah berapa kali yah...kayanya sussah ngehitung...

Buseet dah astaghfirullohal'adzim ternyata DBD itu salah satu ciri dari keluhan2ku kemarin, selain badan kaya ditusuk-tusuk jarum, rasanya kaya di kepala, dada, dan punggung tuh kaya ditonjokin orang se kabupaten blitar tau...iiih nyeri buuukk...

Tiba-tiba budheku telpon, aku bilang aja kalau aku sakit, terus sama beliau langsung disuruh periksa ke RS...ketika aku cerita ke mbak Uis, ternyata dia juga menyuruhku untuk periksa ke RS.

Tapa pikir panjang aku langsung aja pergi ke Klinik gitu, udah siap sih kalau misalkan memang positif DBD, mungkin ini peringatan dari ALLOH untuk makhluk seperti aku...


ok next,,

ketika aku masuk ke bilik tempat pemeriksaan, buseeeeet ...
suasana mencekam yang paling aku benci di dunia ini adalah Rumah Sakit...terlalu banyak kenangan pahit di sana...

Mau gak mau nih harus periksa, usut punya usut, tau gak sih ternyata aku positif kena Typus...ALLOHU AKBAR!!!!!

Ternyata penyakit lama kambuh lagi....Yaaaaaaaahhhh, gak apa-apa sih yang penting aku nya ada usaha untuk segera sembuh dan Alloh ridho...

Ternyata sakit itu gak enak sodara-sodara, jadi gak bisa fokus dengan DM 2. Gak bisa fokus baca mantuba. Stres sendiri deh mikirin ituh...

Yang paling parah nih, tensi 130/95 buseeeeet lak darah tinggi aku...maknyaaaakkk kecil2 darah tinggi, terus ada lagi panas badanku 38 derajat celcius....mashaalloh, yaaaaweslah gpp, supaya aku lebih bisa menjaga kesehatan di lainwaktu...Allohumma aafini fii badanii..YA alloh berilah kesehatan pada badanku.........aamiin...

(indah, 2012)

Jumat, 20 Januari 2012

Kenapa ya?

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh..

Sahabat pembaca yang dirahmati Alloh, pernahkan rambut kalian rontok?
Akhir-akhir ini, kira-kira hampir 1 tahunan ini, rambut saya terus menerus rontok. Entah mengapa saya enggan memeriksakannya ke dokter. Karena bagi saya mungkin rontok biasa. Namun setelah saya biarkan begini, ternyata rontoknya semakin menjadi-jadi. Jujur saya takut. Saya takut kalau saja ada penyakit yang mengendap di diri saya. Saat saya serching di google, penyebab rambut rontok itu banyak. Kalau misalnya karena perawatan yang kurang, saya pikir tidak juga,karena dari jenis shampo A samapai Z sudah saya coba mana yang paling cocok. Tapi apa boleh buat, rambut tetap saja rontok. Dan sampai saat ini saya tidak tau jenis shampo apa yang baik untuk rambut saya. Kalau dilihat dari keturunan, keluarga saya rambutnya wajar-wajar saja. Mereka juga tidak sering rontok yang berlebih seperti saya.

Huuufftt, kalau masalah jilbab, saya pikir tidak juga. dulu 3 tahun saya berjilbab namun saya tidak mengalami kerontokan rambut yang luar biasa. Namun 1 tahun belakangan ini rontoknya luar biasa. Kalau misalkan dilihat dari masalah stres, saya pikir tidak, karena saya berusaha untuk menenangkan pikiran dari masalah-masalah yang sekiranya membuat saya stres, insyaalloh tidak kalau stres.

Terus apa doooonngg???
Apakah saya kena kanker???

Lalu kanker apa?


Iya sih, kepala saya sangat sering sakit. Bahkan ada kalanya kepala saya juga sering semutan. Aneh, dulu saya tidak pernah seperti ini, ya baru kali ini. Saya sampai takut kalau saja saya gundul karena banyaknya rambut yang rontok. 1 hari bisa sampai 200 helai rambut saya rontok, bayangkan jika 1 bulan saja, bagaimana jadinya?????
Dulu ketika rambut saya rontok, saya pakai shampo rejoice rich lalu tidak rontok, tapi sekarang saya pakai lagi tetep saja rontok.


YA ALLOH YA ROHIM


3 titik tempat di dalam tubuh saya yang akhir-akhir ini nyeri.
Yang pertama di Kepala. Mashaalloh, sakit sekali YA ALLOH, kalau sedang kumat saya tidak mampu melakukan apa-apa. Hanya bisa tergeletak. Tidur dan tidur.
Yang kedua di payudara. Saya sering merasa senut-senut di payudara. Untuk lari, payudara saya selalu sakit. Setiap di sentuh juga sakit.
Yang ketiga ada di lutut. Saya takut ada apa-apa di lutut sebelah kanan saya. Kalau saya cari di internet ternyata ada yang namanya pengkapuran. So cara penanganannya adalah di operasi untuk mengambil kapurnya. Oh my Alloh, plis bless me.

Waallohualam bishawab, kalaupun itu bisa menambah keimanan saya pada Rabb saya, maka saya ikhlas. Kalau memang itu bisa menghapus dosa-dosa saya, saya sangat ikhlas. Kalau memang itu bisa membuat saya bertemu kelak dengan Alloh, Rosululloh, dan para sahabat di surgaNYA, saya sangat amat ikhlas. YA ALLOH jika dengan sakitku ini aku bisa bertemu Engkau, maka berilah aku sakit itu.
Alloh i love You.

(indah, 2012)

Rabu, 18 Januari 2012

Aduh

Aduh duh duh duh, lagi males...
Ada kalanya kita perlu mengurangi kecepatan. Ini waktunya untuk berjalan tapi pelan. Siapa tau nanti bisa meloncat lebih tinggi lagi.
KAwan, biarkan saya sendiri dulu. Bukan berarti saya meninggalkan jalan dakwah ini, namun saya sedang ingin menguatkan kuda-kuda untuk bisa meloncat lebih tinggi.
(indah, 2012)

15 Januari 2012

Tak pernah menyangka ini terjadi. Kisah cinta suci itu. Namun apalah artinya cinta. Tetap saja yang ada saat ini bukanlah cinta suci. Hmmm, mana mungkin sucinya cinta itu bisa sekotor ini. Seiring dengan mengalirnya air nafsu. Cinta pra nikah itu tergolong nafsu. Tidak menutup kemungkinan kalau aku memang telah melakukan kesalahan. Bermain-main di kubangan setan, sehingga sempat para setan itu menang. Menang menguasai alam bawah sadarku. Selamat anda menang.

Satu alasan mengapa sampai saat ini aku tetap kukuh pada keputusanku. Keputusan yang belum bisa ku sampaikan pada kalian wahai pembaca. Alloh meniupkan anugerah terindah dalam hidup makhluknya dengan cinta. Cinta itu benar-benar tidak pernah ada. Sejak perkenalan kita melalui dunia maya beberapa waktu lalu. Aku tak pernah mencintaimu, menyayangi apalagi. Ingatlah, bahwa hatiku sungguh lelah. Lelah untuk memadukan 2 hati. Tak akan mungkin hati kita terpaut tanpa tujuan yang jelas kecuali karna Alloh. Cukup hanya karna Alloh kita dipertemukan, diperkenalkan, meskipun awalnya tidak pernah terbayangkan. Engkau terlampau hidup di tengah matinya perasaanku waktu itu. Sesuatu yang semakin membuatku heran, mengapa perasaanku berbeda. Tidak seperti biasanya. Kau ini siapa sesungguhnya. Kau menyambutku dengan senyum riang seorang sastrawan. Kau berbeda.

Amuk jiwaku mengunyah sebagian akal. Kau bagaikan merpati putih yang mengeringkan luka hati yang sedang menganga. Sungguh tak berdaya ku menerima obat semacam pembius yang tok car. Kau, kau datang dengan gayamu yang aku sendiri tak biasa dengan orang sepertimu. Kau bukan sekedar preman yang telah merampok perhatianku, namun kau telah menawanku ke dalam separuh hidupmu. Sementara yang separuh ada di jiwaku. M. A. R. (singkatan), ternyata namamu indah sekali. Bagaimana bisa aku tak mengetahuinya selama kita saling kenal. Itu artinya, kau sangat tertutup menjadi mujahid. Dan aku bangga. Kau beda. Beda.

Saat ini kita tak mungkin bisa bercanda lagi tak mungkin bisa saling memberi semangat. Karena Alloh, karena Alloh telah menyediakan tempat kita. CINTA KITA BUKANLAH DI BUMI, TAPI DI SURGA. Aku percaya itu. Aku berada di barisan terdepan, karena kau adalah mujahid yang akan mempertaruhkan nyawamu untuk agama Alloh, Islam. Aku mendukungmu. Untuk agenda-agenda besar itu. Bahkan kau tak pernah memperdulikan perasaanmu sendiri karena amanah ini lebih baik ketimbang lainnya. Di sinilah asal muasal aku semakin menggubu-gebu untuk menopangmu.

Bukan maksudku untuk membuat batas dan memutus tali silaturohim antara kita, aku memegang kata-katamu. Sudah selayaknya kita saling memahami. Di dalam lubuk hati yang terdalam, di lembah hatiku hanya ada 1 kata. Menunggu keputusan Alloh tentang kita. Kau sering sekali bilang kita belum tentu berjodoh, dan aku percaya itu kalau kita memang belum tentu berjodoh. Aku yakin, kau di sana yang jauh dari aku sekarang pasti juga sedang mempersiapkan dirimu sesungguhnya. Siapkanlah tiket surgamu, jangan hiraukan aku. Aku ada di sini baik-baik dan selalu berdo’a untukmu. Bagiku, aku bukan sekedar facebookmu, aku bukan sekedar pengisi kotak masuk di telepon genggammu. Aku yakin kau menempatkanku di suatu tempat di ruang hatimu. Dan aku juga begitu. Andai kau tau, aku tak bisa jauh darimu, namun aku yakin CINTA KITA DI SURGA, BUKAN DI BUMI. Mari kita siapkan istana kita, persiapan pernikahan kita di Surga. Mulai dari sekarang. Aku tak akan menyalahkan waktu, aku tau waktu akan mempercepat bertemunya kita di surga. Dunia ini akan mempercepat usia tuanya supaya kita lekas dipertemukan dalam kuatnya iman. Alloh sebaik-baik penilai antara kita. Biarkan kita berpisah saat ini, aku ingin kekal. Dan kekekalan itu hanya bisa kita peroleh di surga. Memang benar kalau saat ini aku merasa kehilanganmu. Aku harus memutuskan sesuatu yang berat. Bukan berarti aku tak suka, bukan berarti aku ingin kita berpisah, namun lebih cepat kita berpisah, lebih cepat kita dipertemukan kembali. Dalam indahnya surga Alloh. Rumah tangga yang kita bangun di sebuah istana yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. ALLOHU AKBAR.
(Indah, 2012)terlahir dari pengalaman tetangga

Selasa, 29 November 2011

Mauku seperti ini

ya. aku mulai mengerti..
aku bukan mereka.aku bukan perempuan-perempuan hebat itu. sedikitpun bukan aku. aku ini manusia yang sangat biasa,tak ada yang bisa dibanggakan dari seorang indah. heee
akhwat. aku memang akhwat. tapi bukan akhwat seperti mereka. aku tau mereka punya segalanya. sedangkan aku apa?
aku ya begini begini saja. makanya sudah ku bilang, tidak ada yg bisa dibanggakan dari seorang indah.
Kadang aku mikir deh jadiya. Kadang aku juga harus melarang. Jangan mendekat, karena apa tidak menyesal kau nanti mendekatiku?
Pergilah yang jauh, yang bisa memberimu segalanya.

Rabu, 23 November 2011

The first time

Tadi aku menjadi murobbi untuk yang pertama kalinya.......
Berharap semoga bisa istiqomah yah....aamiin...